IBU MERTUA

1107 Kata

Makan malam berakhir tanpa penanda resmi. Tak ada toast penutup. Tak ada pidato pamungkas yang dirancang untuk diingat. Pelayan bergerak masuk dengan gestur yang terlatih, membereskan piring dan gelas tanpa menimbulkan suara yang memekakkan. Vittore mengalihkan perhatian Edith dan François ke ruang duduk utama. Topik bergeser ke perjalanan, cuaca Milan yang tak menentu, dan satu-dua cerita ringan yang cukup aman untuk dijadikan tema ramah tamah. Lorenzo berdiri tidak jauh dari Giselle, pembawaannya santai, namun radarnya aktif, terbiasa memastikan ruang tetap nyaman bagi semua pihak. Sedangkan Céleste... tak langsung berdiri dari duduknya. Masih di ruang makan. Dan Gyan tak punya cukup keberanian meninggalkan Ratu kastil yang ia datangi. Céleste menunggu sampai ritme ruangan kembali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN