GETAR GETAR

1002 Kata

Jelita duduk diam di kursinya sambil menatap laptop. Ia hendak mulai menulis tapi matanya terus menerus menatap jendela. Apa yang terlihat dalam pandangannya adalah lokasi tempatnya dan Pram mengobrol tadi. Dokter Pratama baik sekali. Aku sedikit terenyuh mendengar ceritanya. Ternyata ibunya seorang single mother. Tidak heran mungkin dia memang ada kepedulian kepadaku. Sepertinya, aku dan dia bisa menjadi teman yang baik. Jelita menutup laptopnya. Ia menarik nafas panjang sambil membayangkan beratnya kehidupan ibu dari dokter Pratama yang harus membesarkan putranya seorang diri. Aku juga akan menjalani fase itu. Dan cerita dokter Pratama tadi membuatku semangat. Aku tidak sendiri di dunia ini. Banyak single mother lainnya yang harus berjuang membesarkan anaknya seoran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN