WANITA LAIN

1202 Kata

Pram mengetuk ngetukkan jari jemarinya Ah, kenapa juga aku memikirkannya? Tapi... Semua ini memang penuh tanda tanya. Proses cerai tidak diketahui Jelita. Apa perceraian itu sah? Kenapa? Ada apa? Pram menarik nafas panjang dan merenungkan segalanya. Kenapa dia tidak menemui dan membicarakannya dengan Jelita? Apa ada persoalan lain dibalik perceraian ini? Rumit, rumit.. Bahkan otakku tidak bisa membaca pikiran lelaki itu. Banyu Adhiarja. Seperti apa sifatmu? Pram mengingat hari itu ketika melihat dua orang lelaki turun dari mobil mewah di lobi Rumah Sakit Medika Indonesia. Lelaki yang berjalan paling depan sangat jelas terlihat sebagai sosok yang lebih berkuasa. Ia mengenakan setelan jas dan juga sepatu mahal. Gayanya berkelas dan sangat menunjukkan kalangan atas. Kal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN