JOVANKA INI KOK

1312 Kata

Hari senin. Dari pukul tujuh kurang sepuluh menit seluruh murid harus sudah berbaris rapi dengan atribut lengkap. Anggota PMR berjaga di belakang barisan, jaga-jaga kalau ada yang pingsan. Namun, ada beberapa murid yang tidak berbaris, dan malah nongkrong di balik gerbang bareng satpam. Mereka juga tidak pakai seragam, tetapi baju santai. Setiap orang membawa jaket. Ada yang dipakai dengan benar, ada yang disampir di pundak, ada yang dipegang, ada juga yang diikat di pinggang. “Udah mau jam tujuh. Ke mana dua anak itu?” Togar yang pertama kali datang sejak jam enam, menggerutu sambil melirik jam tangannya. Jovanka dan Aziel belum datang, padahal merekalah yang paling dibutuhkan sekarang. “Masih sepuluh menit lagi. Tunggu aja dulu,” sahut Ali. Dia sedang memainkan ponsel sambil menyend

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN