Commitment

1027 Kata

Bian berusaha melaksanakan pekerjaannya dengan fokus, ia ingin cepat-cepat bertemu dengan Erina dan berbicara serius dengan wanita itu. "Rum, saya pergi sebentar ya." Selepas berkata demikian, Bian melangkahkan kakinya menuju ruangan yang sudah tercantum dalam otaknya. Tangan Bian mengetuk pintu ruangan tersebut, lalu tak lama dari itu Bian dapat melihat Erina yang ternyata membukakan pintu untuknya. "Maaf dok ada apa ya?" Ucapan nya yang begitu formal membuat mata Bian tak sengaja melongok kedalam, ternyata ada sepasang suami istri yang sedang berkonsultasi dengan dokter Wenda. Dengan senyum ramahnya Bian menyapa mereka semua. "Maaf dok, boleh saya pinjam sebentar asisten Anda." Dokter Wenda yang merasa ini masalah anak muda, mengangguk dan membolehkan. Lagipula pasiennya kali ini han

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN