Tak punya teman, kesepian karena kondisinya. Sarah tidak pernah bersemangat sama sekali. Sarah akui orangtuanya sangat perhatian apalagi jika menyangkut kesehatannya, ditambah lagi Sarah adalah anak tunggal jadilah perhatian tumpah ruah untuknya. Setahu Sarah, sewaktu bayi ia lahir prematur oleh karena itu daya tahan tubuhnya lemah hingga berlanjut sampai masa kanak-kanak dan remaja. Sarah pernah sekolah disekolah umum, tetapi kondisinya lemah dan mudah lelah hingga ia pingsan. Jadilah sejak itu Sarah home schooling, tak punya teman karena para tetangga yang jarak umurnya tak sebaya dengannya bahkan begitu jauh. Lalu Sarah melihat seorang pemuda yang memakai seragam sekolah tengah melakukan sesuatu di kursi taman, tempat biasa Sarah berjemur. Harus dengan keberanian penuh saat itu, hingg

