“Mas, kita mau kemana?” tanya Nia. Pandangannya menatap lekat pada sosok Rafael yang sudah banyak berkorban untuknya, “Kita jalan-jalan sebentar ya” “Tapi sudah mau petang mas, aku nggak enak kalo sering ninggal ibu sendirian di rumah” sudah jelas Nia menolaknya. “Hari ini dokter Indra datang ke rumahmu, sejak ibumu nggak bisa sering datang ke rumah sakit jadi kamilah yang harus datang ke tempat kalian” “Sejak kapan peraturannya di ubah?” tanya Nia. “Sejak aku mengenalmu, aku mengajukan hal ini pada direktur. Beliau menyetujuinya jadi kamilah sosok yang harus bekerja keras menangani pasien sebaik mungkin” jawab Rafael. “Apa ini berhubungan dengan kematian Cassandra, mas?” Rafael tak bisa menjawab, bibirnya kelu bila mengingat kejadian memilukan itu, terlalu dini bagi Cassandra menga