“By the way mbak, baju nikahan aku kemarin harusnya udah jadi ya? Tapi gara-gara mbak bikin calon suami aku berpaling jadinya malah gak jadi di pakai, kasih ke orang lain aja ya mbak, biaya nya belum aku bayar kan? Nanti habis ini aku transfer.” Suara Alma cukup memecah keheningan di kereta itu, orang-orang menatap Alma dan Kirana bergantian, mereka menjadi ingin tahu lebih mengenai percakapan mereka yang nampak seru. “Alma…” Desis Kirana ketika orang-orang di kereta semakin merapat ke arah mereka berusaha mendengar percakapan Alma dan Kirana. “Kenapa mbak? Kok kayak kaget gitu? Bener kan, gak usah sungkan mbak, gak usah ngerasa gak enak toh juga udah selesai masalahnya, aku lepas dari laki-laki yang kamu suka, dan sekarang aku nemu berlian setelah buang pasir hah