EXTRA PART TAMA. ENDING

658 Kata

Pi, Devano sudah belum mandinya?" Tanya Dina, ia melongok ke kamar putranya. Tampak Tama sedang membantu memasangkan seragam SD Devano. Putra putri mereka sudah kelas 1 SD. "Ooh sudah ya, ayo cepat. Deva, dan Devi sudah menunggu di ruang makan," ujar Dina yang sudah selesai dengan aktifitas paginya, menyiapkan Deva, dan Devi untuk pergi ke sekolah. "Ayo, Bang!" Tama menggandeng lengan putranya untuk menyusul berkumpul di ruang makan. Deva, dan Devi sudah duduk manis di kursi mereka masing-masing. Devano, dan Tama menyusul duduk di kursi mereka. Dina mengisi piring semua anggota keluarga dengan nasi putih, telur dadar, dan tumis sawi campur tahu. Lalu ia mengisi gelas dengan air putih. Setelah semua siap, baru ia duduk di kursinya. "Abang yang baca doa," ucap Dina. Devano, dan Tama sa

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN