Dina hamil, kadar manjanya jadi naik berkali lipat. Setiap pagi Tama harus membangunkannya dengan kecupan, kecupan yang akan berubah jadi ciuman panjang, dan diakhiri dengan bercinta setiap pagi. Tentu saja Tama menerima perubahan istrinya dengan suka cita. Seperti pagi ini. "My Na, ayo bangun, mandi." Tama mengecup lembut bibir istrinya. Dina menekan tengkuk Tama, lalu melumat bibir Tama penuh gairah. Tama tentu saja membalas ciuman istrinya dengan suka cita. "Isap, My Abang." Dina mendorong Tama, dan meminta Tama mengisap dadanya. Tama tersenyum, napsu bercinta Dina meningkat tajam sejak hamil, dan itu membuat Tama senang tentunya. Tanpa menunggu istrinya meminta dua kali, Tama bukan hanya sekedar mengisap d**a istrinya, tapi membawa Dina menuju puncak kenikmatan surga dunia. Berpel