Cinde menatap kedainya dengan tersenyum. Akhirnya setelah beberapa hari merubah beberapa tempat, kedai ini siap di buka. Cinde berdoa semoga banyak orang-orang yang mampir ke Kedainya. Walaupun terlihat sederhana namun kesan elegan tidak hilang dari bangunan itu. "Semoga hari ini kita bisa membawa pelanggan untuk makan di tempat kita." Ujar Cinde menatap kedua pekerjanya. "Aamiin. Semoga saja mereka menyukai tempat ini dan akan terus berkunjung." Ujar salah satu wanita yang bernama Micel. "Aamiin. Aku harap begitu." Sahut wanita satu lagi yang bernama Sofie. Cinde mengulurkan tangannya pada Sofia dan Micel yang di sambut keduanya dengan cepat. "Kita bisa melalui semuanya sama-sama." Sofie dan Micel mengangguk semangat. Senyum ketiganya tidak pernah luntur walaupun kedai itu bel