Ruang tunggu Poli Kebidanan dan Kandungan. Joseph dan Elaine duduk berdampingan di kursi bersama beberapa orang pasien ibu hamil yang menunggu giliran diperiksa. Meskipun sibuk dengan pekerjaan, Joseph memutuskan untuk meluangkan waktu mengantar Elaine kontrol. Tindakannya ini semakin membuat Elaine tersentuh. Elaine melirik Joseph, senyumnya tipis namun hangat. “Seharusnya kau biarkan aku pergi sendiri, sehingga tidak merepotkanmu seperti ini,” katanya lembut. Joseph, yang sedang membaca pesan di ponselnya, mengalihkan pandangannya padanya. “Tidak, Elaine. Ini sudah tanggung jawabku. Lagi pula, pekerjaan kantor bisa menunggu,” jawabnya sambil menutup ponselnya. “Bagiku sekarang, kau dan bayi kita adalah prioritas utama.” Lanjutnya dengan tatapan serius. Elaine tertawa kecil. “Baikla