Perasaan Cinta yang Sama

2242 Kata

Di dalam ruangan berukuran 3x3 meter itu, duduk Bu Dini yang ditemani oleh sang putra, Adi. Malika duduk berdampingan dengan suaminya, Arka. Sedangkan Kang Sarmin terlihat duduk bersama Joni —asisten Arka— dengan helaan napas berat yang baru saja ia lepaskan.  Bu Dini dengan raut pilu dan juga sedih, merasa kecewa dengan penjelasan yang baru saja putrinya sampaikan. Ditambah permintaan maaf Kang Sarmin yang merasa menjadi orang paling bersalah dalam situasi itu.  Lelehan air mata itu akhirnya keluar. Ketika warga menyudutkan keluarganya, Bu Dini masih bisa bertahan —enggan mengeluarkan air mata. Namun, begitu mendapati kenyataan mengenai perjalanan sang putri yang membuatnya berada di situasi yang membingungkan, antara harus marah atau iba, air mata itu sudah tidak bisa lagi dibendung. 

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN