Kamu Nyata di Depanku

1912 Kata

Suara berat yang beberapa hari ini Malika dengar hanya melalui pelantang ponselnya, kini seolah nyata terdengar di telinganya. Benarkah ini hanya khayalan semata atau sesungguhnya memang sosok itu hadir di dekatnya?  Rasa rindu yang sudah wanita itu rasakan memenuhi seluruh raga dan jiwanya, begitu membuncah manakala sosok lelaki tampan dengan senyum yang selalu tersungging untuknya berdiri beberapa meter di depan rumah.  Bersama beberapa orang pengawal yang belum pernah Malika lihat sebelumnya —selama hampir tiga bulan ia tinggal bersama, semakin menambah kesan angkuh, dingin tetapi tetap berkharisma dengan sejuta pesona yang tidak bisa diindahkan begitu saja, bagi siapa pun wanita yang melihatnya.  Arka, nama yang selalu Malika panggil di setiap desahan nikmatnya ketika bergumul di su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN