Chapter 65

1632 Kata

“Kemarin kau menangis sampai tidak mau ikut makan siang dan makan malam dengan kami. Kenapa sekarang kau senyum-senyum?” Sindir Ansel. Saat ini, mereka bertiga telah berada di dalam pesawat menuju Bali. “Memangnya kenapa? Aku tidak boleh tersenyum?” Ketus Savannah. “Sepertinya kau sudah sembuh” Ucap Ansel. “Memangnya aku sakit?” Ketus Savannah lagi. “Bagaimana perasaanmu?” Tanya Aldebaran. “Sangat cerah dan dipenuhi bunga mawar merah yang sangat indah” Jawab Savannah dengan senyum lebarnya seraya membayangkan wajah Danish. Setelah tidur seharian kemarin, perasaan Savannah memang langsung berbunga-bunga saat terbangun pagi ini. “Apa yang kalian bicarakan kemarin?” Tanya Aldebaran. “Ah, itu...” Ucap Savannah kemudian langsung menceritakan semua yang Vivian katakan padanya tanpa terke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN