Chapter 22

1875 Kata

Siang ini, papan pengumuman Universitas Jakarta kembali diramaikan oleh pengumuman nama-nama mahasiswa yang ikut dalam setiap lomba yang akan diadakan tiga minggu dari sekarang. “Kali ini, orang-orangnya lebih banyak dari sebelumnya” Gumam Savannah. “Bagaimana? Kau tetap ingin maju ke sana?” Tanya Tia. “Tentu saja tidak. Tidak ada tempat untuk wanita lemah sepertiku” Jawab Savannah membuat Tia terkekeh. “Bukankah kau tinggi? Kau ‘kan bisa melihatnya dari barisan tengah” Sindir Tia. “Tinggi saja tidak cukup kalau gerombolan manusianya seperti itu” Dengus Savannah yang lagi-lagi membuat Tia terkekeh. “Lagi pula kenapa kampus sebesar ini hanya memiliki satu papan pengumuman di setiap lantai?” Gerutunya. “Sebenarnya ada satu papan pengumuman lagi” Ucap Tia sontak membuat Savannah menoleh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN