"Papa," sahut Zeron tanpa dosa dan sama sekali tidak terlihat bahwa dia sedang mengarang cerita. Sonya yang mendengar pengakuan sang suami sontak meneguk salivanya susah payah. "Pa-papa?" "He'em, kamu kenapa panik gitu?" "Bentar dulu, Papa ngasih saran begitu kamu yang minta atau ...." Sonya menghentikan ucapannya, dia menerka-nerka apa yang terjadi di belakangnya. Saat ini, ada satu kemungkinan yang tiba-tiba saja terbesit dalam pikiran Sonya, yaitu mereka sudah tertangkap basah. "Tidak perlu kamu pikirkan, Papa hanya sekadar berbagi pengalaman ... bukan karena kita ketahuan." Seolah tahu apa yang Sonya khawatirkan, Zeron segera menyampaikan pernyataan itu pada sang istri. Bukan tanpa alasan kenapa Zeron bisa berpikir demikian, tapi memang kenyataannya wajah Sonya memerah seperti ke