Bab 67. Dari Hati ke Hati

1636 Kata

Desi menggeram. Ia tak akan kalah begitu saja dari Melody hanya karena ancaman kecil itu. Ia mencoba berdiri, tetapi kakinya yang nyeri membuat ia tak bisa banyak bergerak. “Kamu harusnya tahu, kak Kavi itu milik siapa? Dia milik aku. Dan kamu nggak punya hak untuk menggoda dia, camkan itu!” Melody melangkah pelan menjauh dari Desi. Desi kembali menggeram. Ia sangat marah karena ucapan Melody. Dengan kesal, ia berdiri. Tangannya menumpu tubuhnya di kusen pintu lalu ia berjalan menyusul Melody. Ia menoleh ke arah pantry di mana Kavi baru saja selesai menyusun piring dan alat makan yang lain. Ia membelalak ketika melihat Kavi menyambut kedatangan Melody dengan senyuman yang sangat lebar. “Udah selesai?” tanya Melody. “Udah. Kamu masih marah sama aku?” Kavi merangkul Melody lalu menci

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN