Melody langsung gemetar mendengar kemarahan Kavi. Ia mundur selangkah ketika Kavi maju ke arahnya dengan tatapan sengit. Ponsel Kavi teracung ke wajahnya. Ia terkesiap menatap fotonya bersama Bima pagi tadi. Ia sangat terkejut karena ada seseorang yang mengambil foto itu. Ia pun menggeleng dengan mata basah. "Ini ... ini nggak kayak yang Kakak pikirkan," kata Melody. "Jadi, kenapa Bima bisa ke sini?" tanya Kavi keras. "Itu ... itu ... Bima cuma lewat dan mampir. Itu pertama kalinya Bima ke sini. Kakak tahu, aku udah lama nggak ketemu Bima. Aku udah lama nggak ke kampus, mana mungkin aku ketemu sama Bima? Bima cuma ... dia mau tahu kabar aku aja, Kak," terang Melody sambil menangis. "Kamu nggak bohong? Dia nggak pernah ke sini sebelum ini?" tanya Kavi lagi. Ia menatap Melody yang baru