Chapter 61. Mimpi Yang Sempurna.

1514 Kata

Lara berjalan hilir mudik di teras rumah. Sudah tiga jam mertuanya dan Pak Zainal menyusul Bagas ke kantor polisi. Namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda bahwa mereka berhasil membawa Bagas pulang. "Mbak Lara apa nggak capek mondar-mandir begitu? Istirahat di dalam saja, yuk?" Mbok Sum membujuk Lara agar masuk ke dalam rumah. Ia khawatir melihat Lara yang terus berjalan ke sana kemari karena gelisah. Lara sedang hamil muda. Tidak baik baik baginya terlalu lelah apalagi sampai stress. "Saya akan menunggu sebentar lagi, Mbok. Siapa tahu sebentar lagi mereka akan pulang. Nah, itu ada mobil datang." Lara menunjuk bayangan mobil dari kejauhan. "Ah, Aris rupanya." Bahu Lara mencelos setelah mobil mendekat. Orang yang datang bukan yang ia harapkan. Mobil yang ia kira membawa Bagas, rupan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN