Pagi Yang Hangat

1314 Kata

Anya harus terlihat kuat di hadapan lelaki yang berstatus sebagai suami sahnya tersebut. Dia tidak ingin terlihat lemah dan tidak ingin direndahkan kembali oleh siapa pun, tak terkecuali oleh suaminya sendiri. Pengalaman pahit pernikahan pertamanya dulu telah memberikan banyak pelajaran berharga. Tak hanya itu saja, kedekatannya dengan Dewa juga telah memberinya pengalaman baru. “Apa aku sudah melakukan kesalahan fatal? Apa aku sudah melakukan perbuatan yang menyalahi ikatan pernikahan kita? Atau aku sudah berselingkuh? Sampe-sampe Mas harus membentakku seperti itu?” tanya Anya bertubi-tubi dengan tatapan yang berubah sendu. Wanita itu dengan sekuat tenaga menahan agar tidak sampai menitikkan air mata di hadapan suaminya. Dia juga menahan agar tubuhnya yang sedang gemetaran tidak sampa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN