Part 54

2307 Kata

Halwa terus melirik ke arah Agung. Ia dan Mirza duduk di kursi kedua sementara Agung duduk dan menyetiri mobil sambil sesekali memandang lewat spion dan tersenyum pada Halwa yang membuat Halwa mau tak mau mengernyit curiga. Masih ada waktu tiga puluh menit perjalanan sebelum Halwa sampai ke kediaman kedua orangtuanya. "Apa yang Anda rencanakan, Sir?" tanya Halwa kembali memandang Mirza dengans sorot tanya sekaligus takut. "Sesuatu, yang mengejutkan." Jawab Mirza ambigu yang membuat Halwa merasa semakin takut. Tahu bahwa ia tidak akan mendapat jawaban yang ia inginkan, Halwa pada akhirnya memilih untuk memandang ke luar jendela, memperhatikan sawah yang membentang dan lautan yang tersembunyi di balik rumah-rumah yang memenuhi tepian jalan. Saat kemudian mobil berbelok ke daerah perkampun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN