47 : Aduh

1828 Kata

Rombongan Danian tiba di kediaman Handoko sekitar pukul sembilan malam. Arkana dan Lita ikut serta karena keduanya diminta tinggal di kediaman Danian selama Arkana belum sehat total. Pertemuan Arkana dengan Mahesa langsung membuat Arkana bingung lantaran ada anak kecil yang menganggapnya dan Lita orang tua, tapi bocah itu sama sekali tidak mirip dengan mereka. Penuh sayang, Lita yang sudah langsung mengemban sekaligus menciumi Mahesa penuh cinta, mengenalkan siapa bocah itu kepada Arkana. “Sebelum kita menikah, kita sudah mengadopsinya. Kita mengadopsinya tak lama setelah dia lahir,” jelas Lita yang kemudian membimbing Mahesa untuk menyalami tangan kanan Arkana. “Papah sakit?” tanya Mahesa. “Sedikit,” balas Arkana sambil mengelus kepala Mahesa penuh sayang seiring senyum kecil yang me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN