"Banyak yang dateng?" Jena bertanya pada Mia yang baru saja mengintip lewat tirai di dekat panggung. Mia membalik badan dengan terkejut, sanggul yang dikenakan gadis itu bahkan hampir lepas. "Kaget, gue." Mia menarik napasnya. Jena hanya terkekeh melihat kelakuan gadis itu. Gadis itu menatap kembali pada tirai yang tadi dibuka oleh Mia. "Rame?" tanya Jena sekali lagi. Ia masih penasaran saat ini. Meskipun tak seharusnya ia penasaran, pasalnya pasti pertanyaannya itu akan sia-sia. Sebenarnya Jena sudah tahu bahwa akan ada banyak sekali kursi yang terisi dan hanya menyisakan segelintir kursi kosong saja. "Rame banget!" Mia berseru dengan antusias. Tatapannya menerawang, ia kembali mengingat peserta yang tadi ia lihat barusan. "Nah, 'kan." Jena menjentik tangannya. Ia sudah menduga

