116- Tamu yang (Tak) Diundang

1158 Kata

"Jun?" Jun ada di sini? Sepagi ini? Beruntung tadi Jena sudah mandi terlebih dahulu sebelum memasak dan berkutat dengan dapur itu. Sehingga saat ini Jena tak perlu khawatir dirinya akan tampak mengenaskan di hadapan Jun. Ya, meskipun masih dalam mode marah, namun Jena tentu tak mau terlihat buruk di depan Jun. Jena masih mengernyitkan dahinya memandang cowok di hadapannya itu. Tangannya masih bertengger pada gagang pintu yang tadi dibukanya itu. Kemudian gadis itu kembali memandang cowok di depannya yang memasang raut tanpa dosanya itu. "Mau ngapain lo ke sini?" tanya Jena lagi dengan bersidekap. Gadis itu menatap Jun dengan jengah. Tentu saja, Jena yang masih dalam mode marah kepada Jun, tidak akan semudah itu langsung mengubah raut wajahnya. "Gue? Main." Jun menjawab dengan s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN