Sebenarnya beberapa hari sebelum pementasan drama itu, Jun juga bermimpi. Ia bermimpi tengah memegang senapan laras panjang yang sebelumnya bahkan tak pernah ia lihat. Cowok itu bermimpi tengah mengarahkan senapan itu pada seorang perempuan yang tak berdaya. Bahkan di dalam mimpi pun Jun masih tak percaya bahwa ia berani mengarahkan senapan itu pada seorang perempuan. Dan ternyata sosok perempuan itu tak lain dan tak bukan adalah Andjani. Seseorang yang sangat Lingga cintai itu. Jun bahkan tak mempercayai mimpi itu sama sekali selama beberapa hari belakang. Namun kejadian di mana Jena yang terkejut di atas panggung pada saat pementasan kemarin, langsung menyadarkan cowok itu. Cowok itu bahkan merasa sangat bersalah. Ia bahkan tak enak makan selama seharian kemarin. Jena ... pasti me

