Ramon segera melangkah turun dari mobilnya, langsung melesat masuk ke dalam rumah. Mobil Elsa terparkir di halaman depan rumah keluarga Atmajaya. Benar rupanya bahwa sang isteri ada di sini. Ia hendak naik ke lantai atas ketika Albert muncul dengan wajah garang, tangannya mengepal dan Ramon sadar, ini bukan sambutan yang baik. Ramon hendak buka suara, belum sempat ia membuka suara, tangan Albert sudah meraih kerah kemejanya dan mencengkeram kuat-kuat, membuat leher Ramon sedikit tercekik karena kuat cengkeraman itu. “Apa janjimu dulu, Mon? Dan sekarang koko tanya, apa yang sudah kamu lakukan?” Albert menatap tajam mata Ramon, mendorongnya hingga terbentur tembok. “Ko, please biar aku jelaskan dulu semuanya, Elsa di mana? Tolong aku mau bicara banyak hal dengannya, Ko.” Mohon Ramon seten

