“Kita tidak bisa melawan Nicholas di sini! Terlalu berbahaya!” tuntut Jafran. “Dia akan menggunakan koneksi polisi dan jaksa untuk memburumu!” “Kita harus mengambil risiko,” kata Zumena. “Aku tidak akan lari. Aku ingin melihat Nicholas hancur di depan mataku. Aku akan menyamar. Aku akan bersembunyi di Jakarta, di tempat yang tidak pernah dia duga.” Zumena menatap Jafran. “Aku ingin kamu fokus pada serangan hukum. Aku akan mengurus persembunyianku. Ketergantungan kita adalah rahasia terbesar kita. Kita tidak boleh terlihat bersama sampai Nicholas jatuh.” Keputusan Zumena adalah double-edge sword. Itu menunjukkan keberaniannya, tetapi juga meningkatkan risiko mereka. Jafran setuju. Mereka harus membangun dinding baru—dinding rahasia yang terbuat dari kebohongan dan pertemuan ters

