"Aku tahu kok Richard, kalau kamu sama Clarissa itu nggak saling cinta!" Alyssa mengusap d**a Richard dengan gerakan posesif begitu mereka memiliki waktu berdua di sudut balkon yang sepi. "Kemarin aku sudah bilang, jangan bersikap lancang sebelum aku berbuat kasar!" Richard menepis tangan Alyssa dengan sentakan kuat hingga tanpa sengaja menyenggol dasinya, membuat simpul kain mahal itu menjadi rusak dan berantakan. "Kenapa kamu sensi banget? Apa karena aku pernah menggugurkan anak kita?" Alyssa berkata dengan nada serius, menatap Richard tajam. "Waktu itu aku belum siap nikah dan punya anak. Kita harus realistis kan? Kamu juga belum siap! Kalau sekarang kamu mau, ayo kita mulai lagi dari awal." "Tapi sayangnya, semua itu sudah diwujudkan sama Clarissa. Pernikahan dan anak. Kalau pun aku

