Pasangan suami istri itu sudah berada dalam satu selimut yang sama saat malam sudah menjelang larut. Rayya begitu menikmati pelukan yang Dimas lakukan padanya meski kedua matanya sudah meminta untuk segera tertidur. Olahraga malam yang baru saja keduanya lakukan setelah pertengkaran akibat perasaan cemburu berlebihan yang Dimas rasakan, berakhir dengan sebuah permainan indah mereka di malam itu. Masing-masing merasakan pelepasan meski tidak berlebihan, tetapi cukup membungkam sikap kekanak-kanakan Dimas yang pada intinya membutuhkan sentuhan. "Maafkan aku sekali lagi, Ra." "Sudahlah, Mas. Aku bukan anak kecil yang terus-terusan mendapat ucapan permintaan maaf dari kekasihnya yang sudah melakukan kesalahan." "Aku suami kamu," sahut Dimas tak terima. "Istilahnya seperti itu," jawab R