Zahwa berjalan maju membuat Aldo melangkah mundur. Tidak jauh dari belakang Aldo ada sebuah kasur, dan Zahwa dengan sengaja melakukan hal tersebut. Zahwa terlihat menikmati sendirian tanpa disadari olehnya. “Zahwa, kamu…” “Emhh,” Zahwa melenguh “Sialan! Apa yang ingin Zahwa lakukan?” ujar Aldo dalam hati Tubuh mereka semakin dekat dengan tempat tidur, dan… Brugh “Aakhhh,” tubuh keduanya jatuh di atas tempat tidur dengan posisi Zahwa berada di atas tubuh Aldo. Zahwa tersenyum manis. Ia mengelus pipi Aldo dengan lembut. Tatapannya terlihat sayu dan penuh cinta. “Zahwa, kamu mau apa?” tanya Aldo “Seperti perkataanku barusan. Aku ingin bersenang-senang, Aldo.” “Tapi ini masih pagi, Zahwa.” “Memangnya kenapa, hm? Hal itu tidak masalah bagiku.” “Wanita gila!” ujar Aldo dalam

