Tak Sengaja Sebut Nama

1379 Kata

Abby terbangun dengan perlahan, kesadarannya merayap kembali. Matanya menatap dinding kamar yang ia kenali, bukan dinding kamar Suri yang penuh stiker bintang dan bulan. Lalu ia merasakan sebuah beban hangat melingkari pinggangnya. Kepalanya menoleh, dan jantungnya berdegup kencang. Damian. Dia segera mendorong tubuhnya ke atas, tangan dengan panik meraih dan mengencangkan bathrobe-nya yang terbuka lebar. "Hai." Suara Damian yang serak dan berat menyelinap dari sampingnya. Dia masih berbaring, satu tangan terangkat mengusap wajahnya yang letih. "Kenapa kamu di sini?" tanya Abby, suaranya berdesis penuh kebingungan. Damian mengerahkan tenaga untuk membuka matanya, melihatnya dari balik kelopak yang separuh tertutup. "Aku yang membawamu ke sini. Dari kamar Suri." Memori pun berkelebat.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN