Bel pulang telah berbunyi sejak beberapa menit lalu, meninggalkan gema yang perlahan memudar di lorong-lorong kosong. Kelas sepuluh mulai sepi, hanya menyisakan beberapa siswa yang masih merapikan buku, suara ritsleting tas, dan derit kursi yang digeser. Audrey berdiri di dekat mejanya, tangannya sibuk memasukkan buku-buku tebal ke dalam tas, gerakannya cepat, seperti ingin segera keluar. "Audrey." Giselle berdiri tidak jauh dari meja Audrey, tas sudah tersampir di bahu, buku di tangan. Ia mengambil satu langkah mendekat, lalu satu langkah lagi. Jarak mereka kini hanya dua meja. Beberapa siswa lain yang masih di kelas mulai melirik, ada yang berbisik, ada yang pura-pura tidak melihat. "Aku minta maaf soal yang terjadi." Suara Giselle pelan, nyaris tenggelam di antara suara-suara lain.

