Marah

1538 Kata

Matahari siang itu terik, tapi di bawah pohon rindang taman belakang, udara terasa sejuk. Abby duduk di bangku ayunan, satu kakinya sesekali menjejak tanah untuk membuat ayunan bergerak pelan. Suri duduk di sebelahnya, asyik dengan boneka kelinci di pangkuannya. Tapi pikiran Abby tidak di sini. Ia melayang jauh, ke kamar tadi malam. Ke percakapan yang membuatnya tidak bisa tidur. Awalnya, semua terasa sederhana. Ia butuh uang. Damian butuh seseorang untuk Suri, dan tentu saja untuk menghangatkan ranjangnya. Kesepakatan yang jelas, Abby mendapatkan nominal yang bisa menyelesaikan masalahnya, Damian mendapatkan ketenangan karena Suri kembali pulih. Abby pikir itu hanya sementara. Cepat atau lambat Damian akan bosan, dan mereka akan berpisah dengan damai. Masing-masing kembali ke hidup masi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN