Jorce mengusap kasar wajahnya. Ia kehilangan jejak target yang sedang dikejar, setelah sebelumnya mobil target terpantau digulingkan ke bawah jurang oleh mahluk-mahluk aneh yang ia sendiri tidak tahu namanya. Dan sialnya, orang misterius itu memaksanya harus menemukan target, baik hidup ataupun mati. Jorce berdecak, mengambil air minum di saku kiri ranselnya, kemudian langsung menenggaknya sampai habis. Menempuh perjalanan yang lumayan jauh dan medan yang sangat ekstrim, benar-benar menguras tenaga dan membuatnya sering kehausan. Namun, untungnya ia tak perlu mengkhawatirkan untuk urusan perut dan peralatan tempur, karena semua sudah disediakan oleh orang misterius yang memerintahkan dirinya menangkap target. Jorce melihat ke sekelilingnya, hanya pepohonan pinus yang berjejer rapi meme

