Hari sudah gelap, matahari telah kembali ke peraduan digantikan oleh sang bulan yang kini menerangi air terjun yang dikelilingi oleh hutan-hutan gelap. Suara gemericik air menjadi backsound di antara suara-suara serangga dan tiupan angin. Rigel sekali lagi memperhatikan keadaan di sekitarnya, memastikan kondisi benar-benar aman. "Kau yakin mau masuk sekarang?" Suara Joanna menarik perhatian Rigel yang kemudian spontan menoleh padanya. "Lebih cepat lebih baik, bukan?" jawab Rigel, menyudahi pemantauannya. Joanna mengangguk, menyetujui jawaban Rigel. "Tapi kakimu bagaimana? Kau yakin akan memaksakannya?" Joanna melihat ke arah kaki Rigel yang dibalut kain bekas dari sobekan kaus dalamnya. "Kalau kau mau, kita beristirahat malam ini dan besok baru masuk." Joanna memberikan penawaran, ta

