Reaksi Rencana Gina

1356 Kata

“Kamu belum berangkat?” tanya Saka yang melihat Gina yang mengambil botol minum di dapur. Ia baru saja datang. Ala belum pulang karena katanya masih menyelesaikan pekerjaannya sedikit lagi. Sedangkan dirinya selalu selesai dengan pekerjaan di kantor jam tiga tepat. Hari ini juga tidak ada jadwal keluar. Gina menoleh dengan rambut tergerai yang dikibaskan, senyumnya melebar. Matanya membulat dan terlihat tidak ada sinaran ragu di sana. “Tadi, temen aku yang mau anter cari kostan ada perlu dulu, Pak Saka, jadi aku pulang lagi.” Kepala Saka mengangguk-angguk. Tidak peduli juga sebenarnya, karena ia tidak mau tahu. Hanya basa-basi karena Ala bilang tadi pagi kalau Gina akan pergi mencari kosan. Ia juga ingin Gina cepat pergi. Ala jadi tidak punya waktu banyak untuknya. Benar. Saka cemburu k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN