Suasana ruang tamu kosan Zea cukup tegang. Bisa dibilang suasananya lebih mirip sidang dengan Zea dan Jodi yang menjadi terdakwanya. Tentunya Jodi sudah berpakaian lengkap, tidak seperti sebelumnya yang hanya memakai boxer saja. Saat ini Zea dan Jodi duduk bersimpuh di lantai dengan posisi sejajar sedangkan Alda duduk di sofa dengan wajah yang tak bisa berbohong kalau wanita paruh baya itu merasa campur aduk antara kaget, tidak menyangka, marah dan tentu saja kecewa. “Sejak kapan kalian begini?” tanya Alda. “Baru semalam, Tante. Sumpah. Ini pertama kalinya aku menginap di tempat Zea.” “Bisakah aku yang menjelaskannya aja, Ma? Aku akan menerangkan dengan se-detail-detailnya agar salah paham ini nggak semakin jauh.” “Bisa-bisanya kamu masih mengatakan ini salah paham padahal Jodi sudah