Bab 49 - Batal Nikah

1230 Kata

Jantung, aman? Sungguh, Stella merasa seperti tertangkap basah dalam situasi se-macam ini. Ia deg-degan, tapi tidak tahu pasti apa penyebab utamanya. Apakah karena pernyataan mantan suaminya? Atau karena Arga yang tiba-tiba muncul? Entahlah, yang pasti wanita itu segera menyapa Arga yang kini sudah masuk, bergabung di dalam lift. “Pak,” sapanya penuh rasa hormat. Randy pun melakukan hal yang sama dengan yang Stella lakukan. “Stella, kebetulan kita bertemu di sini. Bisa ikut saya?” Tanpa bertanya ke mana tujuan bosnya, Stella tentu mengiyakan sehingga otomatis Randy pamit keluar dari lift. Setelah pintu tertutup dan lift mulai bergerak menuju basemen, barulah Stella bertanya, “Kita mau ke mana, Pak? Oh iya, ini kopinya.” “Mumpung senggang, tadinya mau ngajak kamu makan siang di luar.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN