Stella tidak setuju mengunjungi orangtuanya pada hari itu juga. Ia mempertimbangkan tentang pekerjaan di kantor yang pasti terkena dampaknya jika mereka ke luar kota dadakan dan meninggalkan pekerjaan. Stella tak bisa membayangkan se-hectic apa dirinya yang kerepotan harus menjadwal ulang rapat-rapat penting Arga dengan klien dan calon kandidat potensial. Setelah dijelaskan kalau sebaiknya mereka pergi pada akhir pekan saja, Arga akhirnya setuju. Arga juga sudah memberi tahu Ima soal ini dan ibunya itu setuju. Stella? Tentu saja Stella sudah memberi kabar pada orangtuanya kalau akhir pekan ini dirinya akan pulang kampung, tapi Stella tidak berani langsung bilang kalau kedatangannya itu bersama seorang pria yang merupakan bos sekaligus calon suami barunya. Stella beranggapan … ia akan me