24. Selamat Tinggal 🥂

1018 Kata

Gween mengoles lipstik merah di bibir dan menatap sekali lagi penampilannya lewat kaca yang memantulkan gambaran wanita seksi dengan dress hitam yang membalut indah tubuh mungilnya. Wanita itu lalu berjalan keluar kamar dan menuruni tangga satu persatu karena jam sudah menunjukkan pukul tujuh malam, di mana ia dan Jero sudah memiliki janji untuk makan malam bersama. Jero mengusulkan untuk melakukan dinner di luar dan ia akan meminta bantuan Red untuk mengatur semuanya. Tapi, Gween menolak dan mengatakan ingin melakukannya di penthouse saja karena ingin memaksakan menu spesial untuk Jero. Dan ini lah dia, hidangan sudah tersaji hampir memenuhi meja yang sudah disulap sedemikian rupa dengan lilin cantik serta beberapa bunga segar di sampingnya. Gween meremas jarinya saat mendengar suara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN