Lethicia menatap kepergian Geraldo dengan beberapa lipatan yang menghias keningnya. Wanita yang masih memakai pakaian tidur itu memeluk tubuhnya sendiri. Udara pagi itu terasa cukup dingin. Lethicia menarik napas dalam-dalam mengingat apa yang Geraldo katakan ketika dia berniat mengikuti pria tersebut karena khawatir melihat wajah tegang Geraldo. “Tetap di rumah. Aku perlu bicara empat mata dengan kakakku.” Hembusan napas panjang Lethicia lakukan. Sang suami kini sudah tak lagi terjangkau oleh pandangan mata yang terbatas, kala pria itu berbelok masuk ke mansion utama. “Ada masalah apa lagi? Apa wanita itu hendak bunuh diri lagi? Dasar wanita gila, tidak punya ot*k. Ibu macam apa yang tidak memikirkan anaknya.” Wanita itu berdecak seraya memutar tubuh. Dia akan membersihkan tubuh dan b