Suara derita ranjang dan desahan yang menggema memenuhi kamar hotel mereka, gorden yang tidak ditutupi membuat sinar matahari masuk ke dalam kamar semakin membuat jelas penampilan mereka satu sama lain, untungnya kamar yang mereka pesan berada di lantai paling atas yang pastinya aman dari pandangan siapapun. Lucas memegang perut wanita yang menungging di bawahnya dengan pinggul terus bergerak intens, Rahel di tempatnya hanya bisa mencekram sprei dengan terengah-engah pasrah, kepalanya seperti kosong dengan jantung berdegup sangat kencang. Apalagi mereka beberapa bulan ini sama sekali tidak pernah melakukannya membuat tubuh mereka makin panas dan b*******h. Setiap kulit tanpa pembatas apapun itu saling bersentuhan menimbulkan sensasi luar biasa yang tidak bisa dijelaskan lewat kata-kata,