Mereka berlima sampai di ruang perawatan. Hanya, masalah kembali terjadi. Ruangan itu terkunci rapat. "Sial!" Besi mengumpat pelan. Aul sudah cukup kesulitan menggendong Joni. Joni sendiri kembali tertidur. Setelah sempat sedikit sadar tadi, Joni kembali memejamkan mata lagi. Mungkin ia sudah kehabisan tenaga. "Kenapa?" tanya Dollar. "Pintunya!" teriak Besi, tanpa bisa ditahan. Ia jadi kesal. "Ah. Sepertinya, ini dikunci dari dalam," ucap Dollar. "Dari dalam?" tanya Ipang, heran. Dollar mengangguk. Besi kembali mencoba membuka pintunya. Berkali-kali, ia menggerakkan gagang pintu, berharap pintunya bisa terbuka. "Ap-a maksudmu, itu berarti, ada seseorang yang sedang berada di dalam ruangan ini? Seseorang seperti apa kira-kira? Apakah masih normal seperti ki-ta?" tanya Aul sedikit

