"Hahaha." Suara tawa itu terdengar jelas di telinga keempat orang yang sedang kebingungan--Ipang, Besi, Aul, dan Dollar-- mereka tidak mengerti dengan kelakuan aneh sang sipir. Entah, mungkin sebenarnya, sipir itu sudah terkena gangguan mental atau apa, mereka tidak tahu. Satu yang pasti, tingkahnya itu sangat meresahkan. "Kalian pikir aku serius? Aku akan menyemprotkan gas beracun atau semacamnya yang akan membuat kalian tertidur? Lalu satu persatu membuat kalian jadi santapan temanku itu? Hahaha. Kalian ini. Pasti sudah ketakutan sekali, bukan?" Sipir itu rupanya tengah bermain-main. Besi masih memegang erat pistolnya. Kalau sipir itu berbuat macam-macam, ia akan menarik pelatuknya dan tentunya, sipir itu akan langsung mati di tempat. "Jangan bermain-main soal hal semacam itu. Lagi

