"Jadi, haruskah kita bersyukur karena pada akhirnya kita tutup mulut?" *** Suara ledakan itu cukup keras, tapi tak cukup untuk membuat semua orang ketakutan. Kecuali Joni dan Aul yang bergegas turun ke lantai satu dan pergi ke luar dari gedung ST Tower. "Kenapa? Kupikir itu bukan apa-apa," ucap Aul. "Mungkin. Tapi apa pun yang terjadi, kita harus keluar dari sini. Kita harus meminimalisir kecelakaan terhadap diri kita sendiri." Aul dan Joni memperhatikan gedung. Tapi sepertinya tak ada yang keluar lagi selain mereka berdua. "Mungkin tadi hanya prank?" tanya Aul lagi. Joni menggeleng, tidak tahu. "Sudahlah. Kita pergi saja. Kelihatannya kau tak terlalu suka dengan program ini." "Tentu. Kau harusnya sudah tahu sejak awal. Bukannya aku selalu bilang kalau tidak akan pernah suka te

