Terhambat

1053 Kata

Mereka terus berjalan. Ipang dan Dollar sudah membawa makanan dan minuman yang tersisa. Aul juga membawa P3K. Mereka semua, berjalan di lorong Jakarta Underground dengan hati yang berusaha dikuatkan. Masing-masing dari mereka, berusaha menajamkan mata dan telinganya. Bukan tidak mungkin, ada mahluk mengerikan yang mereka takutkan tiba-tiba menyerang. "Kenapa penjara ini besar sekali?" tanya Joni, pelan. Besi sebenarnya tak ingin menjawab pertanyaan itu. Ia lebih suka perjalanannya diisi dengan keheningan saja. Banyak bicara akan mengalihkan fokus dan bisa saja, mengundang sosok yang tak diinginkan datang. Sosok yang akan sangat membuat semuanya kacau. "Bukan besar. Penjara ini memang didesain bekelok-kelok dan berputar-putar. Kalau orang yang baru ke sini, pasti dia akan terjebak dan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN