Janggal

1032 Kata

Jika hanya kita berdua saja yang bicara kebenarannya, kurasa kita akan berakhir mati mengenaskan. *** Di ruang autopsi. Dua dokter sedang memeriksa mayat si anak ilmuwan yang disebutkan oleh pihak ST Tower, tentang kematiannya yang dinyatakan sebagai kasus bunuh diri. Salah satu dokter itu sedikit terdiam ketika menatap wajah si anak. Kematiannya jelas tidak seperti yang disebutkan di depan publik. Dokter itu tahu betul bahwa itu bukan kasus bunuh diri. Ada bekas cekikan di leher dan itu bukan karena tali, melainkan tangan. "Aku menyesal. Aku menyesali keputusanku." Kalimat salah satu dokter itu membuat dokter yang satunya jadi was-was. "Ssst. Pelankan suaramu." "Aku tidak bisa melanjutkan ini. Semua orang harus tahu apa yang terjadi," ucapnya lagi. Dokter di sampingnya terdiam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN