"Apa yang terjadi setelah kau diselamatkan? Atau justru, apa yang terjadi di Jakarta? Kalian terjebak di gedung? Itu saja?" *** "Ya, kita harus selamat. Tapi, apa kau yakin, kau yakin kalau flu yang kau maksudkan ini serius?" Joni mengangguk mantap. "Aku tidak bohong. Ada banyak orang yang sudah terserang flu di mana-mana, di kota ini. Entah berapa banyak, tapi sungguh. Banyak sekali. Aku yakin, itu bukan flu biasa." Aul mengangguk. Ketakutan Joni terlihat jelas dan ia tidak bisa tidak percaya kepada sahabatnya itu. "Lalu, apa yang sebaiknya kita lakukan sekarang?" "Tetap diam di rumah. Aku juga akan meyakinkan kedua orang tuamu agar tak ke mana-mana. Aku sudah beri mereka masker dan bahkan ada obat juga. Jadi, kuharap kau bisa menurut padaku." Aul mengangguk lagi. "Aku keluar, ya.

