Sore itu, sang mentari perlahan bergeser dari puncaknya, sinarnya yang tadinya terik kini berubah menjadi emas kekuningan yang lembut. Bayangan pohon dan tiang listrik memanjang, menari-nari di atas aspal jalanan yang sudah mulai mendingin. Suara riuh kendaraan dan hiruk pikuk kota perlahan mereda, digantikan oleh kesyahduan senja yang menyelimuti segala. Langit yang cerah mulai dihiasi semburat jingga dan merah muda, seperti sapuan kuas di atas kanvas raksasa. Waktu bergulir, jingga di langit memudar, berganti dengan rona ungu tua yang dalam. Garis cakrawala seolah menelan sisa-sisa cahaya, dan siluet pepohonan menjadi semakin pekat, menghitam. Satu per satu, lampu jalan mulai menyala, bagaikan bintang-bintang kecil yang berkedip. Udara malam yang sejuk mulai terasa, membawa aroma t

